Dewasa ini kesadaran immunisasi pada masyarakat masih kurang, terutama imunisasi pada orang dewasa. Banyak orang beranggapan immunisasi hanya dibutuhkan bayi dan anak-anak, sementara orang dewasa tidak perlu lagi, karena sistem kekebalan tubuhnya telah terbetuk.
Padahal, American Society of Internal Medicine dalam pertemuannya pada tahun 2001 di Atlanta America serikat menegaskan kembali immunisasi pada orang dewasa dapat mecegah kematian seratus kali lipat dibandingkan anak.

Immunisasi adalah cara pemberian kekebalan tubuh pasif terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu kedalam tubuh agar tbuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang.
Immunisasi berguna :

- Mencegah meluasnya penyakit dan menghindari resiko kematian yang diakibatkan
- Mengurangi biaya pengobatan langsung maupun tidak langsung akibat kehilangan hari kerja.

- BCG
- DPT (Dipteheria, tetanus, pertusis)
- Campak
- HVP (Human Papilomavirus)
- Varicella
- MMR (Measles, mumps, rbella)
- Influenza
- Pneumococcal
- Hepatitis A, B
- Meningococcal
- Typhoid

- LOKAL : Reaksi berupa bengkak, nyeri pada tempat suntikan, reaksi akan hilang dalam 48 jam.
- Sistemik : Reaksi berupa demam, rasa lelah, nyeri otot dan nyeri kepala, reaksi ini akan hilang dalam 48 jam.

- Bayi
- Balita
- Anak-anak
- Usia lanjut
- Penderita penyakit kronis (Asma, Diabetes, jantung, paru)
- Pekerja restoran/dapur
- Wisatawan/traveles
sumber : leaflet PKRS RSUD dr. Agoesdjam



21.28
Admin

Posted in: