Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2011

PENYAKIT TANGAN, KAKI DAN MULUT (HMFD)

Apa itu penyakit tangan, kaki dan mulut?
Penyakit tangan, kaki dan mulut yang muncul sekarang ini tidak ada kaitanya dengan penyakit tangan dan mulut yang diidap oleh hewan, keduanya diakibatkan oleh virus yang berbeda. Pada umumnya penyakit ini menyerang anak umur dibawah lima tahun.
Penyakit tangan, kaki dan mulut yang merebak saat ini disebabkan oleh Enterovirus 71 (EV71). Pada umumnya menyerang bayi dan anak anak. Sebelumnya penyakit ini adalah penyakit yang jarang muncul akan tetapi pada tahun tahun terakhir ini sering menimbulkan KLB (kejadian luar biasa atau wabah). EV71 ini dapat mengakibatkan kelumpuhan (paralysis) biasanya pada usia di bawah umur 2 tahun, dan mengakibatkan meningitis pada usia 2-5 tahun.

Gejala penyakit
Penyakit ini gejalanya sama dengan penyakit flu yakni demam kemudian diikuti dengan munculnya vesikel dan ruam di tangan, kaki dan mulut (lidah, gusi dan pipi bagian dalam) yang kemudian melepuh dan terkadang disertai diare. Vesikel mudah pecah dan menjadi luka dimulut seperti sariawan yang menyebabkan anak tidak mau makan. Dan ada sebagian anak dapat terjadi demam tinggi, meningitis, encephalitis dan paralysis atau kelumpuhan.

Masa inkubasi atau masa terjadinya kontak dengan virus sampai munculnya gejala diperkirakan 3-5 hari. Setelah demam muncul biasanya 1-3 hari kemudian terjadi meningitis dan paralysis dapat terjadi setelah 10-30 jam munculnya gejala. Selama 2 bulan virus akan berada dalam feces pasien setelah munculnya gejala.

EV71 masuk ke tubuh manusia melalui saluran pencernaan, memperbanyak diri di oropharinx atau kerongkongan dan biasaya terdeteksi pada feces atau kotoran pasien. Enterovirus dapat berkembang pada saluran pencernaa dan saluran pernafasan. Setelah virus ini menginfeksi ke aluran pembuluh darah maka akan menyebar dan menginfeksi jaringan dan organ organ lain dan mengakibatkan berbagai macam penyakit

Pengobatan dan Pencegahan
Pada dasarnya pengobatan untuk virus itu belum ada. Jadi yang di obati adalah gejala yang muncul. Kiat untuk terhindar dari penyakit ini adalah dengan memperhatikan kebersihan. Karena virus ada dalam feces, maka sehabis dari toilet kita harus mencuci tangan dengan sabun dan air kemudian dilap atau dikeringkan. Setelah dari toilet atau setelah memegang berbagai macam benda sebaiknya cuci tangan, terutama bila hendak mau makan. Pada saat bersin dan batuk hendaknya memakai penutup mulut, pisahkan alat makan, alat kebersihan pribadi, dan pakaian penderita. Tatalaksana penyakit kaki tangan dan mulut intinya perbanyak istirahat dan berikan asupan cairan yang banyak, perlakuan pasien seperti tatalaksana infeksi virus lainnya.

Perlu diwaspadai tanda tanda adanya dehidrasi dan indikasi kapan perlu rawat inap, karena biasanya penderita susah makan dan minum karena banyaknya lesi di mulut dan lidah selain yang ada di kaki da tangan. Selain menjaga kebersihan, sebaiknya anak- anak juga dihindari keramaian dan tempat tempat umum, karena biasanya banyak orang sehingga dapat menjadi sumber penularan Pasien penyakit tangan, kaki dan mulut sebaiknya dipisah dari keluarga sehat lainnya

Senin, 28 Maret 2011

FLU BURUNG (H5N1)

Flu burung adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza yang ditularkan oleh unggas yang dapat menyerang manusia. Nama lain dari penyakit ini antara lain avian influenza.

Sumber dan cara penularan
Penularan virus H5N1 pada unggas terjadi secara cepat dengan kematian tinggi. Penyebaran penyakit ini terjadi di antara populasi unggas satu peternakan, bahkan dapat menyebar dari satu peternakan ke peternakan daerah lain dan unggas lokal.

Sedangkan penularan penyakit ini kepada manusia dapat melalui udara yang tercemar virus tersebut, baik yang berasal dari tinja atau sekreta unggas terserang flu burung. Adapun orang yang mempunyai resiko besar untuk terserang flu burung (H5N1) ini adalah pekerja peternakan unggas, penjual dan penjamah unggas, ibu rumah tangga.

Hal ini belum ada bukti terjadi penularan dari manusia ke manusia. Disamping itu, belum terbukti adanya penularan pada manusia melalui daging unggas yang telah dimasak.

Gejala Klinis
Gejala klinis yang ditemui seperti gejala flu pada umumnya seperti demam, sakit tenggorokan, batuk, beringus, nyeri otot, sakit kepala dan lemas. Dalam waktu singkat penyakit ini dapat menjadi lebih berat berupa peradangan di paru-paru (Pneumonia) dan apabila tidak dilakukan tatalaksana dengan baik dapat menyebabkan kematian.










Upaya pencegahan

Upaya yang harus dilakukan dengan cara menghindari bahan yang terkontaminasi tinja dan cairan tubuh unggas, dengan tindakan sebagai berikut :
  1. setiap orang yang berhubungan dengan bahan yang berasal dari saluran cerna unggas harus menggunakan pelindung (masker, kacamata google);
  2. bahan yang berasal dari saluran cerna unggas seperti tinja harus ditatalaksana dengan baik (ditanam/ dibakar) agar idak menjadi sumber penularan bagi orang di sekitar;
  3. alat-alat yang digunakan dalam peternakan harus dicuci dengan desinfektan (pensuci hama);
  4. kandang dan tinja tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan;
  5. mengkonsumsi daging ayam yang telah dimasak pada suhu 80 derajat celcius selama 1 menit, sedangkan telur unggas perlu dipanaskan pada suhu 64 derajat celcius selama 5 menit;
  6. melaksanakan kebersihan lingkungan dan melakukan perilaku hidup sehat.

Sumber : Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes