Jumat, 20 Mei 2011

ACCESS TO SERVICES AND CONTINUITY SERVICE PART 2

Standard WFA 1.1.Hospitals have standard procedures for admissions and for outpatient registration. The aims and objectives WFA 1.1.Admission of inpatients to the hospital for care and for outpatient services registration distandarisir through written policies and procedures. Element rating WFA 1.1.1. Policies and procedures used to standardize the way outpatient registration.2. Policies and procedures used to standardize the way patient enrollment.3. Policies and procedures include the reception of emergency patients to inpatient units.4. Policies and procedures include holding patients for observation.5. Policies and procedures covering the handling of patients in case of no available beds to service the destination.6. Written policies and procedures support the process of admissions and...

ACCESS TO SERVICES AND CONTINUITY SERVICE

Hospitals should consider that the services at the hospital is part of an integrated service system with professionals in the field of health services and level of service that will build a continuity of service. The purpose and goal is to align the needs of patients in the field of health services with services available in hospitals, coordinating care, then return and plan further action. The result is to improve the quality of patient service and efficient use of available resources in the hospital. The information needed to make the right decisions about: - Needs of patients which can be served by the hospital. - Providing efficient service to patients. - Transfer and repatriation of appropriate patients to home or to other services. STANDARDS, PURPOSE AND OBJECTIVES, ASSESSMENT ELEMENTS  ...

Kamis, 19 Mei 2011

Selasa, 17 Mei 2011

INFORMED CONSENT

Tujuan dari informed consent adalah agar pasien mendapat informasi yang cukup untuk dapat mengambil keputusan atas terapi yang akan dilaksanakan. Informed consent juga berarti mengambil keputusan bersama. Hak pasien untuk menentukan nasibnya dapat terpenuhi dengan sempurna apabila pasien telah menerima semua informasi yang ia perlukan sehingga ia dapat mengambil keputusan yang tepat. Kekecualian dapat dibuat apabila informasi yang diberikan dapat menyebabkan guncangan psikis pada pasien. Dokter harus menyadari bahwa informed consent memiliki dasar moral dan etik yang kuat. Menurut American College of Physicians’ Ethics Manual, pasien harus mendapat informasi dan mengerti tentang kondisinya sebelum mengambil keputusan. Berbeda dengan teori terdahulu yang memandang tidak adanya informed...

Jumat, 13 Mei 2011

Format Draft Standart Akreditasi Rumah Sakit Revisi 2011

KELOMPOK STANDAR PELAYANAN BERFOKUS PADA PASIEN BAB 1. AKSES KE PELAYANAN DAN KONTINUITAS PELAYANAN (APK) BAB 2. HAK PASIEN DAN KELUARGA (HPK) BAB 3. ASESMEN PASIEN (AP) BAB 4. PELAYANAN PASIEN (PP) BAB 5. PELAYANAN ANESTESI DAN BEDAH (PAB) BAB 6. MANAJEMEN DAN PENGGUNAAN OBAT (MPO) BAB 7. PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) KELOMPOK STANDAR MANAJEMEN RUMAH SAKIT BAB 1. PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) BAB 2. PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) BAB 3. TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN, DAN PENGARAHAN (TKP) BAB 4. MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN (MFK) BAB 5. KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAF (KPS) BAB 6. MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SASARAN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT SASARAN I. KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN SASARAN II. PEINGKATAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF SASARAN III.PENINGKATAN...

Rabu, 11 Mei 2011

Contoh TOR keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bag. 2

EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN & PELAPORANNYA. Setiap bulan Tim KPRS melakukan evaluasi “pelaksanaan” kegiatan KPRS di unit kerja Setiap 3 bln Tim KPRS membuat laporan pelaksanaan kegiatan KPRS  ke Direktur RS melalui Ketua Komite Medis PENCATATAN, PELAPORAN & EVALUASI KEGIATANUnit kerja wajib mencatat KTD/KNC & melaporkan ke Tim KPRS dng menggunakan form lap insiden Tim KPRS menganalisa lap unit, membuat lap ke Direktur & “menyiapkan” lap ke PERSI Evaluasi program KPRS dilaksanakan setiap akhir tahun. Evaluasi dilakukan utk melihat pencapaian sasaran & perencanaan tahun depan    Sumber (Dr. Luwiharsih,MSc KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT) DISAMPAIKAN PADA :SEMINAR INSTRUMEN AKREDITASI RUMAH SAKIT VERSI...

Selasa, 10 Mei 2011

Contoh TOR keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bag. 1

PENDAHULUAN Pelayanan kesehatan pada dasarnya adalah untuk menyelamatkan pasien sesuai dengan yg diucapkan Hiprocrates kira-2 2400 th y.l yi : Primum, non nocere (First, do no harm). Dengan berkembangnya iptek kedokteran,  ilmu kedokteran yg dahulu sederhana, inefektif dan relatif aman, menjadi semakin kompleks & lebih efektif  namun berpotensi terjadinya KTD pada pasien, bila rumah sakit tidak memperhatikan keselamatan pasien. LATAR BELAKANG (Justifikasi kenapa program perlu dilakukan) Di Rumah Sakit terdapat bermacam obat, bermacam test & prosedur, bermacam alat dng teknologinya, bermacam jenis tenaga profesi & non profesi yg siap memberikan pelayanan pasien 24 jam terus menerus. Keberagam dan kerutinan pelayanan tsb apabila tidak di kelola dng baik rawan terjadinya...

Senin, 09 Mei 2011

Ketentuan Umum Fisik Bangunan IGD

Berikut adalah ketentuan umum Standart Instalasi Gawat Darurat menurut Subdit Gawat Darurat dan Evakuasi Dit. Bina Yanmed Dasar : Harus mudah dijangkau oleh masyarakat dari dalam dan dari luar rumah sakit Harus mempunyai pintu masuk dan keluar yang berbeda dengan pintu utama (alur masuk kendaraan/pasien tidak sama dengan alur keluar Ambulance/kendaraan yang membawa pasien harus dapat sampai di depan pintu IGD Pintu IGD harus dapat dilalui brankard Ruang Triage harus dapat memuat minimal 2 brankard Memiliki area khusus parkir ambulans area dekontaminasi ditempatkan di depan/diluar IGD atau terpisah dengan IGD Harus mempunyai ruang tuggu keluarga pasien Apotik 24 jam tersedia dekat IGD Memiliki ruang untuk istrihat petugas (dokter dan Perawat...

Minggu, 08 Mei 2011

DIABETES MELITUS

Seseorang dikatakan sebagai penyandang Diabetes Melitus bila pada pemeriksaan laboratorium kimia darah, konsentrasi glukosa darah dalam keadaan puasa (GDP) pagi hari lebih dari 125 mg/dl dan/atau 2 jam sesudah makan lebih dari 200 mg/dl atau glukosa darah sewaktu (GDS) melebihi 200 mg/dl. APA SAJA JENISNYA? Diabetes Melitus tipe 1 (tergantung insulin), penyandang tipe 1 ini adalah anak-anak dan para remaja tidak gemuk dan bila penyakitnya diketahui harus menggunakan insulin. Diabetes Melitus tipe 2 (tidak tergantung insulin), penyandang jenis ini biasanya sudah dewasa atau berusia lanjut dan agak gemuk. BAGAIMANA MENCEGAH DIABETES MELITUS ? Dengan gaya hidup sehat yaitu konsumsi makanan dengan gizi seimbang, tinggi serat dan rendah lemak...

PENYAKIT TANGAN, KAKI DAN MULUT (HMFD)

Apa itu penyakit tangan, kaki dan mulut? Penyakit tangan, kaki dan mulut yang muncul sekarang ini tidak ada kaitanya dengan penyakit tangan dan mulut yang diidap oleh hewan, keduanya diakibatkan oleh virus yang berbeda. Pada umumnya penyakit ini menyerang anak umur dibawah lima tahun. Penyakit tangan, kaki dan mulut yang merebak saat ini disebabkan oleh Enterovirus 71 (EV71). Pada umumnya menyerang bayi dan anak anak. Sebelumnya penyakit ini adalah penyakit yang jarang muncul akan tetapi pada tahun tahun terakhir ini sering menimbulkan KLB (kejadian luar biasa atau wabah). EV71 ini dapat mengakibatkan kelumpuhan (paralysis) biasanya pada usia di bawah umur 2 tahun, dan mengakibatkan meningitis pada usia 2-5 tahun. Gejala penyakit Penyakit ini gejalanya sama dengan penyakit flu yakni demam...

Sabtu, 07 Mei 2011

Rambu-rambu Rumah Sakit

function disableselect(e){ return false } function reEnable(){ return true } //if IE4+ document.onselectstart=new Function ("return false") //if NS6 if (window.sidebar){ document.onmousedown=disableselect document.onclick=reEnable } curPage=1; document.oncontextmenu = function(){return false} if(document.layers) { window.captureEvents(Event.MOUSEDOWN); window.onmousedown = function(e){ if(e.target==document)return false; } } else { document.onmousedown = function(){return false} }...

Jumat, 06 Mei 2011

ANGKA KETIDAK LENGKAPAN PENGISIAN CATATAN MEDIK (ANGKA KLPCM)

Angka Ketidak Lengkapan Pengisian Catatan Medik (Angka KLPCM) adalah Indikator pelayanan non bedah untuk menghitung banyaknya catatan medik yang belum  lengkap dan benar, dan angka ini menunjukkan tinggi rendahnya  mutu administrasi dokter dan perawat yang merawat pasien pada periode tertentu dalam mengisi catatan medik secara lengkap, benar, dan tepat waktu ( kurang dari  14 hari). Catatan Medis disebut lengkap apabila telah berisi seluruh informasi tentang pasien secara lengkap dan benar, termasuk resume medis dan resume keperawatan dan seluruh hasil pemeriksaan penunjang. Catatan Medis disebut benar apabila sudah diperiksa kelengkapannya oleh petugas yang ditunjuk tentang kebenaran isi resume medis yang dibuat, termasuk adanya...

Kamis, 05 Mei 2011

ANGKA PASIEN DENGAN DEKUBITUS (APD)

Angka Pasien Dengan Dekubitus (APD) adalah Indikator pelayanan non bedah untuk menghitung banyaknya penderita yang menderita dekubitus (bukan banyaknya kejadian dekubitus), dan angka ini menunjukkan tinggi rendahnya mutu keperawatan Luka Dekubitus adalah luka pada kulit dan/jaringan di bawahnya yang terjadi di rumah sakit karena tekanan yang terus menerus akibat tirah baring. Tirah Baring adalah  penderita yang berbaring total (tidak dapat bergerak) dan bukan karena instruksi pengobatan. Formula Angka Pasien Dengan Dekubitus (APD) dari Juklak Indikator mutu pelayanan rumah sakit ( WHO-Dirjen Yan Medik Depkes 2001)  adalah ...

Rabu, 04 Mei 2011

ANGKA KETERLAMBATAN PELAYANAN PERTAMA GAWAT DARURAT (AKPPGD)

Pengertian Angka Keterlambatan  Pelayanan  Pertama Gawat Darurat (AKPPGD) adalah Indikator pelayanan non bedah  untuk menghitung banyaknya keterlambatan  pelayanan  pertama gawat darurat, dan angka ini menunjukkan tinggi rendahnya mutu pelayanan Gawat Darurat. Pelayanan  Pertama Gawat Darurat dikatakan terlambat apabila pelayanan terhadap penderita gawat dan atau darurat yang dilayani dengan tindakan Live Saving oleh petugas gawat darurat lebih dari 15 menit. Tindakan darurat (Live Saving) adalah tindakan yang ditujukan untuk menyelamatkan jiwa manusia yang sedang terancam karena penyakit atau luka-luka yang dideritanya . Petugas gawat darurat adalah petugas yang bekerja di ruang gawat darurat yang telah terlatih...

PROSEDUR PENYIMPANAN SEMENTARA LIMBAH PADAT MEDIS

Masukkan kantong plastik warna kuning yang berisi limbah padat medis ke dalam kontainer penyimpanan sementara Kontainer selalu dalam keadaan tertutup Selama-lamanya 2 x 24 jam harus sudah dipindahkan ke alat pengolah limbah Gunakan selalu alat pelindung diri (sarung tangan, masker, pakaian pelindung, sepatu khusu...

Senin, 02 Mei 2011

prosedur PENGUMPULAN & PENGANGKUTAN limbah padat medis

Kantong plastik warna kuning yang telah diikat, dimasukkan ke dalam troli khusus limbah padat medis Troli dibawa melalui jalur yang telah ditentukan menuju tempat penyimpanan sementara Pastikan troli tertutup dengan baik selama perjalanan Gunakan selalu alat pelindung diri (sarung tangan, masker, pakaian pelindung, sepatu khusus...

Minggu, 01 Mei 2011

Standarisasi Wadah & Label Limbah Medis Padat (Menurut Kepmenkes RI No. 1204 tahun 2004)

 Standarisasi Wadah & Label Limbah Medis Padat (Menurut Kepmenkes RI No. 1204 tahun 200...

PENANGANAN KIUP

Pengertian Kartu indek utama pasien (KIUP) adalah kartu katalog yang berisi nama semua penderita yang pernah berobat di Rumah Sakit. Tujuan Umum : Adanya sistem identifikasi pasien selain tersimpan dalam file database pada komputer, juga dalam bentuk kartu indeks nama pasien yang merupakan indeks sekaligus juga sebagai media penyimpanan data sosial yang relatif aman. Tujuan Khusus : Adanya dokumentasi data identitas pasien yang merupakan indeks dan back- up data bagi pasien. Isi dan bentuk Informasi yang ada dalam KIUP. Nomor rekam medis. Nama lengkap pasien. Nama keluarga. Jenis kelamin. Tempat tanggal lahir. Alamat. Tanggal kunjungan pertama. Bentuk kartu indeks ukuran : 9,5 x 6,5 cm. Warna kartu indeks utama pasien : Warna merah (perempuan) Warna biru (laki-laki) b. Pembuatan. Data identitas...

Page 1 of 4512345Next

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes